top of page

Yang Paling Susah Ditemukan di Jepang: Tempat Sampah

Saat liburan ke Jepang, traveler jangan kaget jika kesulitan menemukan tempat sampah umum. Lebih mudah menemukan vending machine dibandingkan tempat sampah di sana.


Fakta itu cukup mencengangkan jika dibandingkan dengan kota tujuan wisata dunia lainnya, misalnya New York yang mempunyai 22.000 tong sampah. Bahkan, New York meluncurkan 'tong sampah masa depan' dengan rancangan baru pada 2023, sebagaimana disebut oleh komisaris sanitasi kota tersebut dan dipublikasikan pada The New York Times.



Begitu juga destinasi di Indonesia. Sangat mudah sekali menemukan tempat sampah umum, termasuk di area publik hingga transportasi umum.


Dilansir dari Explore, Kamis (11/1/2024) sepertinya, kota-kota di Jepang mempunyai pendekatan berbeda dalam menjaga kebersihan jalanan, dan pendekatan ini lebih bergantung pada upaya masyarakat. Bahkan di Tokyo, yang rasanya seperti ada mesin penjual otomatis di setiap sudut jalan, persediaan tempat sampah umum sangat sedikit.



Tempat-tempat wisata seperti Omotesando, Kyoto, akhir-akhir ini telah menguji tempat sampah pintar bertenaga surya. Namun serangan gas sarin yang dilakukan oleh sekte Aum Shinrikyo pada tahun 1995 terhadap sistem kereta bawah tanah Tokyo menyebabkan pembuangan tong sampah secara luas dari kota-kota di Jepang.



Langkah ini diadaptasi kota-kota global lainnya, seperti Paris, London, dan New York. Tetapi, hanya Jepang yang melakukannyasecara permanen.



Bukan rahasia lagi, bagaimana budaya bersih di Jepang dan mampu beradaptasi dengan minimnya keberadaan tong sampah umum. Mungkin, sebagian turis yang pertama kali ke Jepang akan kaget dan kesulitan menemukan tempat sampah. Sekaligus bertanya-tanya bagaimana tidak ada lagi sampah berserakan di jalan-jalan di Jepang.



Tempat sampah umum ada di toko-toko dan stasiun


Traveler harus membiasakan diri dan sadar nih, jika traveling ke Jepang tak akan mudah menemukan tempat sampah. Kecuali, kamu menggunakan kereta untuk berpindah.



Jika menggunakan jalur kereta yang dioperasikan oleh JR (Japan Railways) untuk berkeliling kota, stasiun terkadang bisa menjadi penyelamat untuk membuang sampah saat bepergian. Perhatikan baik-baik, mungkin kamu akan menemukan deretan sampah tembus pandang dan tempat sampah daur ulang di stasiun atau di peron kereta.



Namun hal ini tidak berlaku di semua tempat, dan dalam beberapa tahun terakhir, operator kereta bawah tanah besar seperti Tokyo Metro mengambil langkah sebaliknya dan membuang lebih banyak lagi tong sampah umum yang tersisa di kota tersebut.



Lawson, Family Mart, dan 7-Eleven yang ada di mana-mana, yang memiliki lebih dari 21.000 lokasi di Jepang, biasanya memiliki tempat sampah di dekat pintunya. Karena makan sambil berjalan bertentangan dengan kebiasaan di Jepang, traveler bisa membuang sampah sebelum meninggalkan toko.



Atau traveler bisa membayar 3- 5 yen untuk tas belanja plastik (tidak diberikan secara cuma-cuma) dan menggunakannya untuk menampung sampah.



Bawa sampah pulang


Inilah saat yang tepat untuk memiliki tas, ransel, atau dompet di mana dapat menyimpan sampah hingga kembali ke hotel. Meskipun sedikit merepotkan untuk membawa sampah, anggap saja itu sebagai bagian dari pengalaman perjalanan, sehingga memperluas wawasan budaya.






bottom of page