top of page

Wisata Ekstrem Negara Jepang Bagian II

19-01-2019 Negara Jepang ini ternyata menyimpan beberapa tempat wisata ekstrem loh, beberapa hari yang lalu kita sudah melihat 6 (enam) tempat wisata ekstrem di Jepang. Hari ini, kita bahas lagi yuk, untuk tempat wisata ekstrem selanjutnya yang bisa dijadikan list destinasi wisata yang bisa kita kunjungi.


1. Cat Island

Pulau Tashirojima adalah pulau kecil yang berada di kawasan Ishinomaki, Miyagi. Hal menarik yang bisa membuat anda takjub adalah banyaknya kucing di pulau ini. Diperkirakan ada sekitar 120 kucing di pulau ini. Terbilang sedikit, tapi jika dengan luas pulau yang kecil dan penduduk manusia yang hanya 22 orang, populasi kucing sebanyak itu pastinya membuat anda takjub. Anda bisa datang ke pulau ini dan bermain dengan kucing-kucing di sudut manapun di pulau ini. Di jalan-jalan hingga di sekitar dermaga pasti anda akan menemukan kucing. Asal usul pulau kucing ini dimulai pada beberapa puluh tahun yang lalu saat warga setempat yang kebanyakan nelayan sedang melakukan peternakan cacing sutra untuk bekal mencari ikan. Tapi tikus-tikus nakal yang banyak di pulau ini membuat ternak cacing tidak berjalan dengan lancar. Untuk mengusir tikus-tikus dari peternakan cacing sutra, maka para nelayan menghadirkan kucing-kucing untuk mengusirnya. Awalnya kucing tidak sebanyak sekarang, tapi lama-kelamaan kucing yang ada di pulau ini pun beranak pinak hingga berkembang seperti sekarang. Satu hal yang dilarang di pulau ini adalah membawa anjing.


2. Okunoshima

Sebuah pulau kecil yang berada di Prefektur Hiroshima ini menjadi menarik perhatian karena banyaknya kelinci yang tinggal di dalamnya yang juluki Rabbit Okunoshima dan mendatangkan ribuan pecinta kelinci setiap tahunnya. Anda bisa memberi makan kelinci di setiap sudut pulau dan bermain bersama mereka. Saat ini pulau ini menjadi sangat indah dan menarik karena kelinci-kelinci yang tinggal di dalamnya. Tapi di masa lalu, pulau kecil ini memiliki masa lalu yang cukup kelam. Di awal abad 20, pulau kecil ini dijadikan markas untuk operasi gas mematikan dari Tentara Imperial. Jadi jangan heran jika hingga saat ini anda masih melihat reruntuhan pabrik-pabrik bekas peninggalan tersebut. Sekitar tahun 1929 hingga 1945, diperkirakan ada lebih dari enam ribu ton gas beracun yang diproduksi di pulau ini. Bahkan karena membahayakan dan bersifat sangat rahasia, Pulau Okunoshima ini pernah dihilangkan dari peta agar tidak mencuri perhatian dan karyawan pembuat gas beracun disumpah untuk menjaga rahasianya. Kemudian setelah perang usai dan tidak ada lagi aktvitas berbahaya maka beberapa kelinci di lepas di pulau ini untuk memastikan tidak ada lagi sisa-sisa gas beracun yang tertinggal. Jika kelinci-kelinci itu bisa hidup dalam waktu tertentu maka dipastikan pulau ini juga aman untuk dihuni manusia. Itulah awal mula kelinci-kelinci yang ada di Pulau Okunashima saat ini ada dan berkembang biak. Ratusan kelinci lucu telah menjadi tuan rumah di pulau seluas 70 hektar ini.


3. Museum ramen

Mie Ramen adalah salah satu makanan khas Jepang yang telah mendunia. Tentu saja, mie ramen yang terkenal ini memiliki sejarah yang cukup panjang dan unik untuk ditelusuri. Museum Ramen Shin- Yokohama ini akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi anda yang berencana terbang ke Jepang untuk berjalan-jalan dan juga para pecinta mie ramen. Konsep yang ditawarkan di dalam museum pun cukup menarik yaitu menciptakan suasana Jepang di era Showa atau sekitar tahun 1926 hingga tahun 1989 saat mie ramen sedang berkembang pesat. Sehingga menelusuri jalan buatan seakan-akan anda kembali puluhan tahun yang lalu dan mencicipi aneka mie ramen pilihan. Ada 9 toko ramen yang ditampilkan meliputi dari daerah Tokyo, Sapporo, Hakata, Kumamoto, dan lainnya. Setiap toko menyajikan rasa mie ramen yang berbeda dan bisa anda cicipi dalam menu mini mie ramen. Ada perpaduan antara daging, mie kuah, kecap, dan bumbu-bumbu lainnya yang saling berbeda antara satu toko dengan toko lainnya sehingga anda bisa membedakan asal muasal berbagai produk mie ramen yang ada hingga saat ini.


4. Restoran robot

Jangan salah paham dulu ketika mendengar istilah restoran robot. Restoran robot bukanlah rumah makan yang dikhususkan bagi robot-robot kelaparan. Tapi Restoran robot yang ada di Distrik Kabukicho ini menawarkan pengalaman dilayani oleh robot-robot canggih. Anda akan disuguhi atraksi dari robot-robot dan pelayan wanita yang berdandan bertema futuristik. Dengan lampu-lampu gemerlap dan suasana restoran yang dibumbui dengan nuansa robotik, restoran ini akan membuat anda merasakan sensasi nongkrong di restoran yang lain dari biasanya. Restoran ini akan selalu mengganti tema dalam kurun waktu tertentu sehingga anda akan selalu penasaran tentang konsep baru yang diusung. Dijamin anda akan selalu tertarik untuk datang lagi dan lagi di kemudian hari.


5. Hotel Lastel

Benar adanya jika Hotel Lastel yang ada di Yokohama ini menerima tamu, tapi ternyata bukan tamu biasa. Tamu-tamu yang dijamu di Hotel Lastel ini adalah mayat. Mungkin anda akan heran dengan hotel menyeramkan dengan tamu-tamu manusia tak bernyawa. Tapi sesungguhnya hotel ini hanya menyediakan jasa menginapkan jasad yang sudah meninggal untuk menunggu proses kremasi. Ide gila ini dicetuskan oleh Hisayoshi Teramura, seorang penguasaha yang membuka peluang dari jasad-jasad yang menunggu untuk dikremasi. Dengan tingkat kematian yang tinggi yaitu sekitar 1, 6 juta jiwa setiap tahunnya membuat krematorium memiliki keterbatasan dalam melakukan kremasi. Adanya hotel ini diharapkan dapat menyimpan mayat hingga giliran kremasi datang. Setiap ruangan dilengkapi dengan tabung pendingin untuk menjaga mayat tidak membusuk. Fasilitas lainnya adalah dapur dan ruang tunggu bagi para keluarga dan tamu yang datang melayat. Untuk bisa menikmati kamar di Hotel Lastel ini, keluarga duka harus menyiapkan 12 ribu Yen per malamnya.


6. Taman monyet

Taman Monyet Jigokudani berada dalam kawasan Taman Nasional Joshinetsu Kogen yang kemudian lebih dikenal dengan nama Shigakogen. Lokasinya cukup unik dan berbahaya karena berada di Lembah Sungai Yokoyu dengan uap-uap air panas yang keluar dari retakan-retakan tanah beku. Apalagi posisi lembah yang berada di ketinggian 850 mdpl ini cukup sulit untuk dijangkau. Anda harus melakukan pendakian sejauh 2 kilometer melewati hutan-hutan rimba. Tapi setelah sampai di kawasan lembah, anda akan melihat monyet-monyet Jepang macaca Fuscata yang sedang berendam di air panas. Pada musim dingin, monyet-monyet ini akan datang ke lembah untuk menghangatkan diri dan mencari ranting-ranting pohon untuk dimakan, sedangkan pada musim hangat biasanya menyantap buah-buahan, serangga, dan tumbuhan di sekitarnya.

Semoga informasi tentang tempat wisata ekstrem ini bisa bermanfaat yaaa..


Untuk Info lebih lanjut mengenai pembelajaran bahasa Jepang dapat menghubungi :

Admin : +6285266840608

Admin : +6285266101952

WEB : www.Bamboocyberschool.com

Instagram : Bamboocyberschool

Facebook : Bamboocyberschool

bottom of page