top of page

Warisan Abadi Nakamura: Transformasi Kehidupan di Afganistan

Dokter dan pekerja kemanusiaan Jepang, Nakamura Tetsu, meninggal ditembak di Afganistan pada 2019. Terlepas dari tragedi itu, legasinya abadi melalui LSM Peshawar-kai di Provinsi Fukuoka. Saat LSM itu memperingati hari jadinya ke-40, seorang ahli teknik irigasi membagikan cara Nakamura menginspirasinya bergabung dengan upaya LSM itu dengan menggunakan teknologi tradisional Jepang.


Higuchi Takashi mengatakan pekerjaanya untuk pembangunan dimulai dengan sebuah tawaran yang tidak bisa ia tolak, atau lebih tepatnya dari orang yang tidak mungkin ia tolak. Saat itu, pada 2017, Nakamura Tetsu kembali ke Jepang mencari bantuan dari ahli teknik. Higuchi mengatakan tak dapat membiarkan dokter ternama itu pergi dengan tangan kosong.


"Saya memulai pekerjaan ini dengan harapan dr. Nakamura akan kembali ke Afganistan dengan sedikit kegembiraan," ujar Higuchi.


Saat ini, Higuchi adalah salah satu direktur dan penasihat teknis di Peshawar-kai. Spesialisasinya dalam bidang konstruksi saluran air masuk ke bendungan, yaitu mekanisme koneksi kritis untuk menghubungkan sungai-sungai dengan saluran irigasi, dan keahliannya telah membantu mentransformasi sebagian area tandus Afganistan menjadi pertanian hijau dan subur.


Higuchi Takashi, seorang pejabat Peshawar-kai dan konsultan konstruksi.


Bendungan tua mengarah ke koneksi pribadi

Hubungan Higuchi dengan dr. Nakamura terjalin berkat teknologi menakjubkan Jepang yang telah berusia beberapa abad, Bendungan Yamada di Kota Asakura.


Dibangun selama periode Edo, Bendungan Yamada terus menyuburkan lahan pertanian dengan menarik air dari Sungai Chikugo, tanpa memerlukan listrik atau mesin.


Nakamura, yang berasal dari Provinsi Fukuoka, yakin memberikan kehidupan ke lanskap Afganistan yang kering akan memerlukan konstruksi saluran air masuk ke bendungan di sepanjang sungai besar. Namun, hal itu harus sederhana, sesuatu yang dapat dibangun, dijaga, dan diawasi oleh orang-orang setempat. Bendungan Yamada tampak sebagai prototipe yang sempurna.


Nakamura Tetsu saat mengunjungi kantor konsultan konstruksi tempat Higuchi Takashi bekerja.


Awalnya Higuchi menolak permintaan tolong oleh Nakamura. Namun, dokter itu bersikeras dengan berkunjung ke perusahaan ahli teknik tersebut.


"Saat bertemu langsung dengan Nakamura, saya menyadari ia seorang yang sangat baik dan lembut, tidak sedikit pun arogan. Saya ragu sebagian besar orang dapat menolak permintaannya."


Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page