top of page

Cicipi 7 makanan khas china yang populer diindonesia

Diperbarui: 16 Apr 2019

15-04-2019 Bambooers, terkadang jika kita membicarakan soal makanan tidak akan ada habis-habisnya yaaa dan pertanyaannya adalah sadar gak sih kalau makanan yang sering kamu konsumsi itu diadopsi dari Tiongkok? Penasaran apa saja makanan yang diadaptasi dari Chinese food, selain bakmi dan bihun? Simak berikut ini ya dan siap-siap untuk segera cicipi :)


1. Kwetiau

Sudah tidak asing lagi dengan Kwetiao yaaa. Hampir sama dengan bakmi, kwetiau merupakan mie yang juga banyak peminatnya di Indonesia. Bedanya hanya pada tekstur dan bentuknya saja. Tekstur kwetiau lebih kenyal dan bentuknya lebih lebar daripada mie lainnya. Kwetiau (Hanzi: 粿條, hanyu pinyin: guotiao, juga disebut 沙河粉, shā hé fěn) adalah sejenis mi Tionghoa berwarna putih yang terbuat dari beras. Jika digoreng disebut kwetiau goreng. Jika dimasak kuah, disebut kwetiau kuah. Kwetiau merupakan makanan yang cukup populer di Indonesia, terutama di Jakarta dan tempat-tempat lain yang banyak didiami warga keturunan Tionghoa. Kwetiau pada umumnya identik dengan orang Tionghoa etnis Hokkian dan Tio Ciu. Di Indonesia, kwetia dibedakan atas kwetiau masakan etnis Hokkian dan kwetiau masakan etnis Tio Ciu.


Kwetiau yang terkenal di kalangan Etnis Hokkian yang banyak berdiam di Sumatera adalah kwetiau medan yang memakai bakso ikan, lapchiong (sosis babi), dan telur bebek. Kwetiau yang terkenal di kalangan etnis Tio Ciu yang banyak berdiam di Kalimantan adalah kwetiau sapi yang memakai daging sapi beserta jeroannya seperti babat. Dalam perkembangannya muncul varian baru yang dikenal dengan sebutan kwetiau siram. Kwetiau Siram adalah jenis kwetiau yang berkuah, sering dimasak dengan daging babi ataupun sapi. Di Bagansiapiapi, Riau kwetiau yang terkenal adalah Kwetiau Bagan yang dapat ditemukan di berbagai restoran milik warga Hokkian setempat.


2. Fu Yung Hai

Kalau yang satu ini, pasti sudah pernah makan, kan? Telur dadar yang lebih besar dari biasanya dicampur dengan wortel, dengan bumbu saus tomat yang manis sebagai pelengkapnya. Tak lupa juga ditambahkan kacang polong di atasnya. Wah sedapnya yaaa :) Puyonghai atau biasa disebut juga dengan fu yong hai atau fu yung hai (Hanzi: 芙蓉蛋, hanyu pinyin: fú róng dàn) adalah masakan Tionghoa yang dibuat dari telur yang didadar dengan campuran berupa sayuran,daging, atau makanan laut. Isi campuran bisa berupa cincangan halus daging babi, daging ayam, daging sapi, daging kepiting, dan sebagainya. Fu yong hai dimakan bersama saus asam manis yang biasanya dibuat dari tomat dan kacang polong, tetapi ada juga saus yang disertai dengan potongan nanas di dalamnya. Nama Fu yong hai berarti potongan telur fu yong. Masakan ini berasal dari resep Tionghoa di Shanghai.


3. Bakpao

Familiar dengan Roti satu ini yang disebut dengan Bakpao. Bakpao seperti roti yang terbuat dari tepung terigu yang diberi ragi dengan isian yang sangat enak. Aslinya, bakpao di China sendiri berisi daging babi. Namun, saat masuk ke Indonesia, bakpao memiliki banyak varian isi. Seperti daging ayam, jamur, kacang hijau, kacang merah, keju, cokelat, dan selai-selai perasa lainnya. Siapa nih pencinta bakpao? Bakpao (Hanzi: 肉包, hokkian: bakpao, hanyu pinyin: roubao) merupakan makanan tradisional Tionghoa. Dikenal sebagai bakpao di Indonesia karena diserap dari bahasa Hokkian yang dituturkan mayoritas orang Tionghoa di Indonesia. Pao itu berarti bungkusan, dan bak itu artinya daging, jadi bakpao berarti bungkusan (berisi) daging. Bakpao dalam bahasa Hakka / Khek yaitu nyukppao / yugppao yang mempunyai arti yang sama yaitu daging berbungkus.


Bakpao sendiri berarti harfiah adalah baozi yang berisi daging. Pada awalnya daging yang paling lazim digunakan adalah daging babi. Akan tetapi baozi sendiri dapat diisi dengan bahan lainnya seperti daging ayam, sayur-sayuran, serikaya manis, selai kacang kedelai, kacang azuki, kacang hijau, dan sebagainya, sesuai selera. Bakpao yang berisi daging ayam dinamakan kehpao. Kulit bakpao dibuat dari adonan tepung terigu diberi ragi untuk mengembangkan adonan, setelah diberikan isian, adonan dibiarkan sampai mengembang lalu di kukus sampai matang. Untuk membedakan isi bakpao, tanpa daging (vegetarian) basanya di atas bakpao diberi titikan warna, demikian juga dengan isian yang lain diberi tanda warna yang berbeda-beda.


4. Bebek peking

Makanan yang berbahan bebek ini sangat banyak digemari masyarakat Indonesia. Makanan ini diolah dengan cara dibakar dahulu, diberi bumbu asam manis, kemudian dipanggang lagi supaya bumbunya meresap sampai ke dalam. Rasanya yang gurih dan khas ini sangat menggoda iman untuk mencobanya. Ayo, sudah mulai lapar yaa :) hehe :) Bebek Peking (bahasa Mandarin: 北京烤鸭, pinyin: beijing kaoya) adalah makanan tradisional di Tiongkok yang berasal dari Beijing. Makanan bebek Peking ini juga ditemui di Taiwan, dibawa oleh pemerintahan nasionalis Kuomintang yang kalah perang saudara dan mundur ke Taiwan tahun 1949.


Bebek Peking dibuat menggunakan daging bebek khusus diternakkan untuk makanan ini. Bebek-bebek digemukkan dengan cara memberikan makanan bergizi, pada saat bebek-bebek kekenyangan, peternak-peternak mungkin saja memasukkan makanan ke dalam kerongkongan sang bebek secara paksa. Ini yang kemudian menjadikan bebek Peking juga dikenal dengan nama bebek isi. Bebek tadi disajikan setelah dipanggang dengan kayu-kayu bakar khusus yang akan menambah wangi daging bebek yang dipanggang.


5. Bakcang

Makanan satu ini terbuat dari beras ketan untuk lapisan luarnya dan berisi daging. Bisa daging sapi, ayam, babi, atau jamur ini sangat enak untuk dicoba. Bentuknya yang segitiga dan dibalut dengan daun pisang, sangat praktis untuk dibawa ke mana-mana. Sudah pernah coba? Bakcang atau bacang (Hanzi: 肉粽, hanyu pinyin: rouzong) adalah penganan tradisional masyarakat Tionghoa. Kata 'bakcang' sendiri berasal dari dialek Hokkian yang lazim dibahasakan di antara suku Tionghoa di Indonesia. Bakcang menurut legenda kali pertama muncul pada zaman Dinasti Zhou berkaitan dengan simpati rakyat kepada Qu Yuan yang bunuh diri dengan melompat ke Sungai Miluo. Pada saat itu, bakcang dilemparkan rakyat sekitar ke dalam sungai untuk mengalihkan perhatian makhluk-makhluk di dalamnya supaya tidak memakan jenazah Qu Yuan. Untuk kemudian, bakcang menjadi salah satu simbol perayaan Peh Cun atau Duanwu.


6. Jiaozi

Pernah makan siomay, kan? Makanan satu ini mirip sekali dengan siomay khas Indonesia. Jiaozi sendiri terbuat dari daging ikan atau udang yang dimasak sampai matang. Kemudian dibungkus dengan adonan yang terbuat dari kanji dan tepung terigu. Enak banget! Jiaozi adalah salah satu jenis dumpling yang berisi daging cincang dan sayuran yang dicincang dan dibungkus lembaran tepung terigu. Adonan kulit dibuat dari campuran tepung terigu, air, dan garam dapur. Makanan ini dimatangkan dengan cara direbus. Di Jepang, makanan serupa disebut gyōza, sementara di Korea disebut mandu. Jiaozi tidak sama dengan pangsit (wonton). Kulit jiaozi lebih tebal dari pangsit. Dari peninggalan Zaman Musim Semi dan Gugur di Cina diketahui bahwa orang pada zaman itu sudah memakan jiaozi. Dari dalam guci yang ditemukan dari makam di Dunhuang asal Dinasti Tang ditemukan jiaozi dalam keadaan kering.


7. Tamie capcay


Masakan yang satu ini pasti sering banget kita makan. Kentalnya kuah capcay yang panas dengan tambahan mi tamie yang menjadikan makanan ini jadi gurih dan kriuk-kriuk. Tamie adalah jenis mi yang digoreng kering. Semoga ulasan artikel ini bermanfaat yaaa 😊



Untuk Info lebih lanjut mengenai pembelajaran bahasa China serta Program Bea Siswa Full ke China dapat menghubungi :

Admin : +6285266840608

Admin : +6285266101952

WEB : www.Bamboocyberschool.com

Instagram : Bamboocyberschool

Facebook : Bamboocyberschool

Comments


bottom of page