top of page

Tarik Turis Jepang, Indonesia Perlu Lakukan 4 Langkah Ini

Turis Indonesia mencatat rekor kunjungan 430 ribu ke Jepang tahun 2023. Hal sebaliknya juga ingin dilakukan Indonesia kepada turis Jepang, tapi ada 4 langkah yang harus dilakukan.


Wakil Duta Besar RI untuk Jepang dan Federasi Mikronesia, Maria Renata Hutagalung mengatakan, Jepang merupakan salah satu dari 12 besar negara yang mendatangkan inbound wisatawan terbanyak ke Indonesia.



"Pada tahun 2023 terjadi peningkatan inbound sebesar 240,76 persen, dimana 251.866 orang wisatawan Jepang tercatat masuk Indonesia," ujar Maria Renata dalam keterangannya, Senin (1/4/2024).



Untuk meningkatkan jumlah itu menjadi sekitar 415.195 wisman seperti yang ditargetkan oleh Kemenparekraf, Maria menilai ada 4 langkah yang perlu untuk dilakukan.



Pertama adalah penetapan harga tiket penerbangan yang lebih ekonomis. Saat ini, harga tiket penerbangan langsung dari Jepang ke Bali dan Jakarta masih cukup tinggi.



"Dengan situasi ekonomi Jepang yang menurun akibat melemahnya nilai tukar Yen terhadap USD, menyebabkan masyarakat Jepang memilih destinasi wisata dengan harga tiket penerbangan yang lebih murah," ujar Maria.



Kedua, perlu diperbanyak paket-paket wisata yang siap dijual di Jepang untuk mempromosikan destinasi prioritas Indonesia, tidak hanya Bali. Saat ini, destinasi utama wisatawan Jepang masih Bali dan Yogyakarta, karena kedua destinasi tersebut sudah siap baik secara infrastruktur maupun SDM untuk menerima turis Jepang.



"Yang ketiga, perlu dilakukan peningkatan kapasitas SDM yang menjadi petugas di lokasi wisata, sehingga lebih profesional dalam bekerja. Peningkatan SDM ini dapat dilakukan dengan bentuk pendidikan vokasi wisata, pelatihan kemampuan bahasa asing dan sertifikasi SDM pariwisata, khususnya untuk melayani turis Jepang," kata Maria.



Keempat, ia mendorong kerja sama seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan praktik pariwisata berkelanjutan. Hal ini sebelumnya juga ditekankan oleh Menprekraf Sandiaga Uno pada kunjungan kerjanya ke Jepang beberapa waktu lalu.



"Beliau juga menekankan pada pentingnya menciptakan ekosistem pariwisata berkelanjutan. Sehingga Indonesia tidak hanya menjual tempat, keindahan alam, dan bangunan, namun juga mulai mempromosikan nilai budaya sebagai bagian dari sustainable tourism," ungkap Maria.


Sementara itu, Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf Raden Wisnu Sindhutrisno sudah menggelar acara Sales Mission di Jepang tahun 2024 ini. Kegiatan itu untuk makin menggenjot kunjungan turis Jepang ke Indonesia.



Kegiatan sales mission ini mempertemukan 7 perusahaan industri pariwisata dari Indonesia dengan 36 perwakilan travel agent, tour operator, dan wholesaler yang berbasis di Tokyo.



"Kami yakin bahwa acara ini akan meningkatkan kolaborasi antara pemerintah dan industri pariwisata, sekaligus mendorong semua mitra untuk berpartisipasi aktif dalam program Wonderful Indonesia Sales Mission Pasar Jepang 2024," ujar Wisnu.



Selain di Tokyo, kegiatan serupa juga berlangsung di Osaka. Acara Sales Mission di Osaka mempertemukan enam perusahaan industri pariwisata dari Indonesia dengan 26 perwakilan travel agent, tour operator, dan wholesaler yang berbasis di Osaka.



"Kami optimis acara ini dapat membuka jalan bagi kemitraan pemerintah dan industri pariwisata yang semakin bermanfaat dalam mempromosikan pariwisata Indonesia di pasar Jepang," pungkas Wisnu.



Comments


bottom of page