top of page

Kenapa China Larang Warganya ke Tempat Judi di Singapura?

Kedutaan besar China di Singapura melarang warganya untuk berjudi di Singapura, pada Senin (18/3).


Mereka melarang hal itu karena melanggar kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah China.


Pemerintah China belakangan ini tengah gencar melarang perjudian lintas batas yang melibatkan perputaran uang di berbagai negara.



Beijing memang tengah gencar memerangi perjudian lintas batas sejak Maret 2021.



Ini bermula saat otoritas berwenang China menindak lanjuti aktivitas kelompok penjudi lintas batas ilegal di beberapa negara.



RUDAL: Tale of the Tape Rematch Trump vs Biden di Pilpres AS 2024


Kelompok kriminal tersebut meluas hingga ke beberapa negara. Mereka sempat mendirikan berbagai fasilitas khusus serta menyediakan aset kepada para agen penjudi.



Lantas, pemerintah China berusaha untuk memerangi berbagai penyalahgunaan aktivitas berjudi seperti judi online. Mereka membuat pedoman pada April 2022 untuk menekan peningkatan kekerasan dan penipuan melalui telekomunikasi.



Lebih dari itu, pihak berwenang China turut memperketat pengawasan berbagai lembaga keuangan untuk memutus dan mendeteksi jenis pencucian uang baru.



"Pihak berwenang setempat menaruh perhatian besar pada penerapan berbagai langkah untuk memerangi jenis kejahatan baru dan tanggung jawab utama pengawasan industri pada tahun lalu," demikian keterangan dari Departemen Investigasi Kriminal kementerian Keamanan Publik China, dikutip dari AGB.



Menanggapi hal tersebut, para penjudi ulung di China merasa tertekan dan terkriminalisasi. Banyak dari mereka yang akhirnya memutuskan untuk berjudi di berbagai negara, terutama di Singapura.



Namun, Kedubes China di Singapura berupaya untuk mengingatkan kesadaran hukum untuk warga negaranya yang berada di Singapura.



"Bahkan jika kasino di luar negeri dibuka secara resmi, perjudian lintas batas oleh warga negara Tiongkok diduga melanggar hukum negara kami," ujar kedutaan seperti dikutip dari Reuters.



Terlebih, pihak kedubes China menyatakan bahwa kedutaan dan konsulat tak dapat memberikan perlindungan jika ada yang melarang aturan tersebut.




Comments


bottom of page