top of page

Kafe Khusus Orang Negatif dan Pesimis di Jepang, Tertarik ke Sini?

Merasa memiliki pikiran yang pesimis atau bahkan acapkali berpikir negatif? Mungkin hangout dan bertukar pikiran bisa menjadi solusi, terlebih jika hangoutnya ke cafe di Jepang yang khusus melayani pribadi seperti ini.


Jepang memang telah dikenal menjadi rumah dari segudang spot hangout yang menarik. Terdiri dari tempat hiburan, kuliner yang menggugah, hingga spot nongkrong yang unik seperti yang kafe satu ini.


Mori Ouchi, adalah sebuah kafe yang berada di distrik Shimokitazawa, Tokyo, Jepang. Kafe ini terkenal akan tempatnya yang cocok untuk santai dan melayani tamu yang pesimis dan punya pikiran negatif.


Jika diamati di sekeliling kita, mungkin tak susah menemukan pribadi yang cenderung pesimis dan mempunyai pikiran negatif. Bahkan, bisa saja hal itu terjadi di diri kita sendiri.


Orang yang negatif cenderung punya persepsi buruk dan kerap kali diarahkan untuk menjadi pribadi yang lebih positif. Tetapi, apakah ada yang salah dengan menjadi negatif? Pendiri kafe Mori Ouchi justru memiliki sudut pandang yang lain. Ia menggambarkan dirinya sebagai orang yang pemurung. Karenanya ia terpikir untuk membuat kafe unik ini.


Ia mendapatkan ide tersebut kurang lebih sedekade lalu. Namun, baru saja melaksanakannya tiga tahun yang lalu, tepatnya selama pandemi COVID-19. Ia berencana menampung orang-orang yang memiliki pikiran yang sama sepertinya.


Hal itu karena ia merasa bahwa orang-orang negatif lebih sensitif dan lebih mudah terluka dibandingkan orang lain. Sehingga dia menciptakan ruang yang didedikasikan khusus untuk mereka.


"Orang-orang selalu mengatakan bahwa bersikap positif itu baik dan bersikap negatif itu buruk, tetapi menurut saya, berpikiran negatif bukanlah hal yang buruk," kata pemilik Mori Ouchi kepada Sora News 24, dikutip Senin (8/1/2024).


"Saya pikir banyak orang yang berpikiran negatif cenderung pendiam dalam bersikap, dan itu adalah bentuk kebaikan, dan saya pikir akan lebih baik jika ada tempat yang santai untuk mereka," imbuhnya.


Memasuki tempat ini, traveler akan disambut penanda masuk yang tertuliskan 'khusus buat orang murung,'. Selain itu, berangkat dari namanya, Mori Ouchi memiliki arti rumah di hutan, karenanya kafe ini menampilkan dekorasi khas pedesaan dan hutan.


Menariknya, kafe ini memiliki ruang pribadi di mana pengunjung dapat menjadi diri mereka sendiri tanpa perlu mengkhawatirkan tatapan orang lain.


Selain itu, salah satu yang mencirikan kafe ini tertuju untuk orang pesimis dan negatif adalah terkait nama menunya yang begitu aneh dan panjang, khususnya pada menu koktail seperti:


'Satu-satunya hal baik tentang ayah saya adalah dia adalah orang yang tulus, tetapi 22 tahun yang lalu dia tiba-tiba menghilang, meninggalkan sepucuk surat yang berbunyi 'Pegasus itu nyata,'.


"Kemarin, Saya Mengubur Boneka Kokeshi Terkutuk Jauh di Dalam Hutan Gunung, Tapi Saat Saya Bangun Pagi Ini, Boneka Itu Kembali ke Raknya";


"Pada hari ulang tahun saya, ibu saya mengirimi saya melon dari pedesaan, dan saya tidak tega mengatakan kepadanya bahwa saya tidak terlalu suka melon lagi."


Menurut pemiliknya, sebagian besar koktail yang disajikan di Mori Ouchi dibuat dengan bahan-bahan berwarna cerah yang pada akhirnya membuat pelanggan kecewa dengan rasanya yang keras dan warnanya yang menjijikkan saat dicampur.



bottom of page