top of page

Isi Transkrip Percakapan Kim Hieora dengan Teman SMP


Aktris Korea Selatan Kim Hieora tengah tersandung isu perundungan.

Kabar miring ini muncul setelah Dispatch merilis laporan terkait tuduhan tersebut. Kim Hieora disebut seorang perundung semasa sekolah.

Usai isu ini muncul, kini terungkap sebuah transkrip percakapan Kim Hieora dengan teman SMP.


Transkrip ini dirilis oleh Gram Entertainment agensi Kim Hieora. Mereka menyebut transkrip yang sebelumnya terungkap telah diedit. Kini Gram Entertainment pun merilis transkripnya versi mereka.

"Aku juga punya ingatan sendiri...dalam ingatanku, kamu nggak berada di sekolah," kata Kim Hieora.


"Aku dengar kamu memukul F sampai hidungnya berdarah," balas H terduga korban perundungan.

"Aku?," timpak Hieora.

"Sejujurnya, aku nggak ingat segala hal. Tapi benar bahwa aku melakukannya kepadamu," kata dia.

Berikut transkrip percakapan Kim Hieora dengan korban menurut versi Dispatch.

H: Kamu yang paling sering memukulku. Benar?

Kim Hieora/ Foto: dok. Dispatch

Kim Hieora: ...

H: Kamu meneleponku waktu itu, setelah kamu menyelesaikan The Glory.

Kim Hieora: Benar.

H: Eora. Sejujurnya, kupikir jika kamu benar-benar berniat minta maaf, kamu seharusnya meneleponku sebelum memulai The Glory. Tapi aku dengar seseorang melaporkanmu karena perundungan di sekolah setelah The Glory?

Kim Hieora: Benar. Karena itu aku meneleponmu.

H: Kalau enggak begini, kamu enggak bakal repot-repot meneleponku.

Kim Hieora: Selama ini, aku selalu mengingat kalian semua...

H: Eora. Maaf, tapi semua yang kamu katakan terdengar seperti pembelaan diri bagiku. Ngerti, enggak?

Kim Hieora: Saya bisa memahaminya.

H: Jadi, apa yang kamu inginkan?

Kim Hieora: Maafkan aku.

H: Apakah kamu mengakui bahwa kamu memukulku?

Kim Hieora: Saya sangat menyesal. Sungguh.

H: Buat apa kamu minta maaf? Itu adalah kebenaran. Aku sudah menunggu saat ini.


Pada percakapan, korban juga ingin pemain drama The Glory itu mengakui perbuatan buruk yang pernah dilakukannya di masa lalu.

Kim Hieora: Bisakah kita bertemu langsung?

H: Menurutmu kenapa aku menunggu, tanpa menyetujui dulu untuk bertemu denganmu? Semua yang lain setuju untuk bertemu dengan Anda. E, F, dan G. Jadi kenapa aku enggak datang? Kenapa aku harus menemuimu?

Kim Hieora: Apakah Anda ingin saya mengakuinya? Itukah yang kamu inginkan?

H: Tentu saja.

Kim Hieora: Jika itu yang kamu inginkan, aku akan mengakuinya. Tapi jika kamu tampil sebagai informan, informasimu akan terungkap. Informasimu dan orang lain. Ini bukan tentang mana yang benar dan mana yang salah...

H: Eora. Kami adalah korban. Kamu palakunya. Memang kenapa dengan informasi kami? Kami tidak melakukan kesalahan apa pun. Kamulah yang berbuat salah.


sumber: https://www.insertlive.com/korea/20230911081805-185-318810/isi-transkrip-percakapan-kim-hieora-dengan-teman-smp

bottom of page