top of page

Apa Keuntungan dari Belajar Bahasa Mandarin?



1. Tidak perlu takut tidak mendapat pekerjaan

Para era modern saat ini perusahaan mencari orang yang multitalent, penguasaan bahasa mandarin adalah salah satu talent tersebut. Apalagi perusahaan China saat ini sangat banyak sekali di Indonesia dan mereka akan membutuhkan banyak karyawan ataupun investor untuk bekerja sama, tentu saja yang mereka utamakan adalah yang bisa berbahasa mandarin. Perusahaan raksasa dunia muncul dari China yakni Alibaba, Vivo , Huawei, Lenovo, Xiaomi, Jingdong, Oppo, Wuling, Soho bahkan bank terbesar di dunia yaitu ICBC dari China.

Setiap tahun ribuan warga negara China datang ke Indonesia baik dengan tujuan berwisata maupun berbisnis, untuk saat ini sudah terdapat 1.3 juta warga Negara china yang datang ke Indonesia ditahun 2016 dan angka ini sangat diyakini akan naik lagi ditahun-tahun mendatang. Di Indonesia, Bahasa mandarin tentu sangat bermanfaat bagi para siswa yakni sebagai bekal untuk mencari kerja ataupun peluang dimasa yang akan datang.




2. Kesempatan mendapat beasiswa lebih besar

Apabila kita mengajukan beasiswa untuk kuliah ke China atau Taiwan dan di dalam kualifikasi terdapat kata ‘mampu berbahasa mandarin’ atau memiliki sertifikat HSK sampai di level tertentu, tentu saja si pemberi beasiswa akan lebih ‘melirik’ kita. Maksudnya disini peluang kita untuk mendapat beasiswa akan jauh lebih besar daripada yang lainnya.





3. Belajar mandarin terbukti dapat meningkatkan IQ

Belajar bahasa mandarin ternyata bermanfaat bagi pengembangan otak besar, hal ini sudah sejak lama dibuktikan oleh sejumlah peneitian ilmiah. Anak terbukti akan lebih cerdas jika bisa menguasai bahasa mandarin dan huruf kanjinya.




4. Menimbukan respect atau lebih dipandang dalam hal berinvestasi/berbisnis dengan orang China

Orang china akan lebih respect dan menaruh kepercayaannya dengan seorang investor asing yang mampu menjalin komunikasi dengan bahasa mandarin yang baik yang kemudian akan berlanjut dengan pembicaraan-pembicaraa yang lebih hangat sehingga jelas bahwa bahasa mandarin menjadi bagian yang tak terpisahkan dari China.

bottom of page