top of page

Agama yang Dianut Warga Negara China, Jumlah dan Persentasenya

China adalah sebuah negara di Asia Timur yang secara resmi dikenal sebagai Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Beijing merupakan ibu kota negara, sementara Shanghai merupakan kota terpadat dan terbesarnya


Negara ini memiliki perbatasan yang berbatasan dengan empat belas negara melalui jalur darat, mencakup zona waktu yang luas. China juga dikenal sebagai negara dengan jumlah penduduk kedua terbanyak di dunia, menjadi pusat keuangan terbesar di Asia Timur.

Dengan populasi yang besar, Tiongkok memiliki peran yang signifikan dalam memahami tren keagamaan global.


Dilansir dari Paw research, estimasi jumlah orang di China yang dapat dianggap sebagai praktisi keagamaan, baik karena mereka menganut suatu agama, memegang keyakinan agama, atau terlibat dalam praktik yang memiliki dimensi spiritual atau keagamaan, bervariasi antara kurang dari 10% hingga lebih dari 50%.


Berdasarkan Database Agama Dunia Universitas Boston tahun 2020, persebaran agama di Tiongkok mencakup 499 juta penganut agama rakyat dan etnis (34 persen), 474 juta agnostik (33 persen), 228 juta penganut Buddha (16 persen), 106 juta penganut Kristen (7,4 persen), 100 juta ateis (7 persen), 23,7 juta Muslim (1,7 persen), dan penganut agama lain yang jumlahnya kurang dari 1 persen dari populasi.


Kategori ini melibatkan 5,9 juta penganut Tao, 1,8 juta penganut Konghucu, 20.500 penganut Sikh, dan 2.900 penganut Yahudi.

Menurut data Kongres Yahudi Dunia pada 2015, populasi Yahudi di Tiongkok tercatat sebanyak 2.500 orang, dengan konsentrasi utama di Beijing, Shanghai, dan Kaifeng.


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang dengan klik disini dan nantikan kejutan menarik lainnya.


Postingan Terakhir

Lihat Semua

コメント


bottom of page